Cara Manual Install WordPress pada Cpanel

WordPress-Plugins

Sebelumnya wordpress sendiri adalah salah satu CMS (Content Management System) yang saat ini perkembangannya paling cepat. Sejak rilis pertama pada tahun 2003 wordpress telah berkembang dengan cepat dan digunakan jutaan penggunanya di seluruh dunia. Kemudahan yang diberikan wordpress kepada para penggunanya menjadikan CMS ini sangat disukai sebagai salah satu cara untuk membuat website instan secara mudah dan cepat.

Cara Manual Instal WordPress pada Cpanel

  1. Download terlebih dahulu file wordpress yang ada pada website wordpress.org.
  2. Setelah file telah selesai di download, login kepada cpanel anda dan cari menu file manager kemudian pilih menu public_html.
  3. Jika sudah masuk ke directory public_html, upload file wordpress yang tadi sudah di download dengan menggunakan menu upload.
  4. Karena file yang diupload berupa file yang terkompresi, ekstrak terlebih dahulu file tersebut dengan menggunakan menu extract. Setelah diekstrak akan membuat sebuah folder bernama wordpress.
  5. Jika wordpress ingin diakses pada root website anda pindahkan semua file yang ada pada folder wordpress ke directory root (public_html/). Setelah semua file dipindahkan kita buat database yang akan digunakan oleh wordpress untuk menyimpan data.
  6. Kembali ke menu utama CPanel dan kemudian cari menu mysql databases, kemudian buat nama database dan user databases pada menu tersebut. Setelah user mysql dan database dibuat jangan lupa untuk memberikan hak akses penuh user kepada database (all privileges).
  7. Jika sudah membuat database dan user database, kembali kita kembali ke public_html dan rubah file wp-config-sample.php menjadi wp-config.php dengan menggunakan menu rename. Kemudian edit file wp-config.php dengan menggunakan editor.
  8. Ketika edit cari baris berikut ini :// ** MySQL settings – You can get this info from your web host ** //
    //** The name of the database for WordPress */
    define(‘DB_NAME’, ‘isinamadatabaseyangdibuat’);
    /** MySQL database username */
    define(‘DB_USER’, ‘usernamedatabaseyangdibuat‘);
    /** MySQL database password */
    define(‘DB_PASSWORD’, ‘passworduserdatabases’);
    /** MySQL hostname */
    define(‘DB_HOST’, ‘localhost’);
  9. Setelah semua diisi dengan benar, klik save kemudian akses domain anda untuk melakukan instalasi tahap akhir yaitu mengisi kolom-kolom yang muncul pada browser anda.
  10. Instalasi wordpress selesai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*