Kiat – Kiat Memulai Usaha Kuliner Untuk Pemula

Bisnis Kuliner

Punya rencana untuk memulai usaha kuliner, namun bingung dan takut gagal ? Bisnis kuliner memang salah satu jenis usaha yang banyak peminatnya. Namun tenang saja bisnis ini juga merupakan bisnis tanpa matinya, karena kebutuhan akan makan tiap orang sangatlah tinggi. Jadi selama anda mempertahankan cita rasa bisnis anda tidak akan pernah sepi pengunjung. Berikut ini kiat -kiat buat anda yang ingin memulai bisnis kuliner.

1. Modal awal usaha

Tips pertama tentunya modal awal dalam memulai usaha agar Anda dapat mengestimasi kapan Anda dapat balik modal. Modal tidak selalu berasal dari kantong sendiri. Banyak cara untuk mencari modal atau dan untuk menutupi kekurangan modal. Cara pertama, mencari rekanan yang bisa diajak kerjasama. Anda dapat mengajak teman untuk patungan modal dan bagi hasil. Tipsnya sebaiknya buat perjanjian yang mengatur pembagian wewenang dan hasil usaha untuk menghindari masalah di kemudian hari.

Cara kedua, meminjam koperasi atau bank melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk pelaku UKM. Cara ketiga, Anda juga dapat melakukan pinjaman dana ke bank. Anda harus rajin membuat laporan keuangan, baik pemasukan, pengeluaran, maupun aset yang Anda miliki untuk membantu lembaga keuangan tersebut mengetahui perkembangan bisnis usaha kuliner yang Anda jalankan.

2. Kalkulasi biaya produksi dan perolehan keuntungan

Hitung biaya produksi yang Anda butuhkan. Lalu, hitung target keuntungan Anda. Berhematlah untuk tambahan modal kelak. Misalnya, Anda ingin menjadi pengusaha keripik, anda membuat keripik singkong dengan modal hanya 10 ribu, anda goreng dan bungkus menjadi 40 bungkus dengan harga satuan Rp.500, sisihkan separuh keuntungan untuk tambahan modal, menjadi 50, 60, 100, 500 dan bukan hal mustahil hingga ribuan bungkus atau pabrikan.

entukan target pasar anda secara spesifik, karena target pasar adalah acuan untuk merancang strategi pasar. Target pasar itu sendiri meliputi umur, pekerjaan, pendapatan, gaya hidup dan sebagainya. Setelah menentukan target pasar, Anda dapat menentukan strategi kedepannya

Contohnya: jika Anda berencana membuka bisnis kuliner di daerah kampus, yang cocok kita jual ialah makanan yang terjangkau harganya dan tempat yang nyaman untuk kalangan mahasisiwa, seperti warung nasi berkonsep cafe

Dengan pasar yang tertarget, Anda tidak akan kesulitan untuk menjual produk kuliner Anda

3. Memilih lokasi strategis

Lokasi menjadi sangat penting untuk ditetapkan sebelum menjalankan bisnis kuliner. Sebagai pilihan, bisnis kuliner dapat didirikan sendiri di wilayah ramai lalu lalang ataupun bergabung di sentra-sentra para pedagang kuliner lainnya. seperti food court ataupun pusat-pusat perdagangan makanan lainnya

4. Berinovasi tanpa henti

Dengan semakin ketatnya persaingan di dunia bisnis kuliner, Anda harus dapat menyiasati hal tersebut, yaitu dengan inovasi rasa, tampilan ataupun bentuk, kreasi dalam pembuatan serta cara penyajian. Inovasi juga harus disesuaikan dengan target pasar. Contohnya: jika target Anda ialah anak sekolah, buatlah makanan dengan tampilan yang menarik bagi anak sekolah Inovasi produk kuliner yang Anda jual juga sangat penting agar konsumen tidak bosan untuk mengkonsumsi produk Anda dan berikan selalu variasi baru kepada jenis makanan yang kita jual

5. Pilihlah supplier dengan tepat

Bahan dasar yang dipakai dalam mengolah makanan dapat sangat mempengaruhi rasa makanan, sehingga harus ada pihak yang bertanggung jawab untuk menyediakan bahan dasar. Dengan adanya bantuan dari supplier, kualitas bahan dasar makanan Anda akan terjaminMemilih supplier pun harus berhati-hati dan sangat disrankan untuk memilih supplier yang konsisten menjaga kualitas

6. Kalkulasi harga bahan

Ketahui juga beragam harga bahan-bahan untuk pembuatan kuliner yang akan Anda pasarkan, karena bahan-bahan tersebut akan banyak macamnya, sehingga perhitungan untuk kalkulasi dalam menentukan harga jual perlu dilakukan dengan teliti untuk menghindari kerugian ke depan

7. Pengetahuan dan keahlian

Menjadi salah satu pengusaha bisnis kuliner berarti Anda harus mempunyai pengetahuan dan keahlian juga di bidang kuliner, karena dari pengetahuan dan keahlian di bidang kuliner inilah nantinya akan muncul ide-ide baru serta inovasi baru, sehingga menjadikan makanan yang anda sajikan tersebut beda dari yang lainnya

Walaupun Anda memilih untuk menggunakan juru masak atau chef, Anda tetap harus mengetahui lebih dalam lagi mengenai bidang bisnis kuliner yang Anda geluti tersebut

8. Jagalah selalu reputasi Anda

Bisnis kuliner yang sanggup bertahan dalam jangka waktu yang lama adalah yang mampu menjaga reputasinya di mata konsumen, karena sedikit saja Anda mengecewakan mereka, akan dapat berakibat buruk kepada reputasi bisnis Anda

Mulai dari kebersihan makanan, tempat hingga rasa menu masakan dan pelayanan harus ditetapkan dengan standar operasi yang ketat

9. Manfaatkan internet

Perkembangan pengguna internet yang terus bertambah dewasa ini dapat kita manfaatkan untuk menunjang bisnis kuliner Anda agar semakin dikenal publik. Meski kita tidak gunakan untuk menjual produk secara langsung, dalam hal ini kita dapat menggunakan internet untuk berpromosi serta memperenalkan bisnis kuliner Anda dengan lebih luas, seperti dengan memperkenalkan bisnis kuliner Anda di berbagai media sosial Dewasa ini cukup banyak pengusaha bisnis kuliner yang sukses dengan memanfaatkan internet sebagai salah satu langkah promosi mereka

10. Sabarlah di awal usaha

Bisnis kuliner akan sedikit membutuhkan waktu pengenalan kepada konsumen, terlebih untuk bisnis kuliner yang baru dibuka, sehingga jangan heran jika di awal-awal usaha mungkin mengalami sepi pengunjung, namun untuk selanjutnya, jika menu masakan kita cocok di lidah konsumen, akan sangat mudah tersiar kabarnya kepada konsumen lain

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*